BRMP Sulut Monitoring Perkembangan Ayam KUB di Tomohon
Tomohon – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan peternak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) binaan BRMP Sulut di Kota Tomohon.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Produksi Bibit Sumber Ayam KUB Spesifik Lokasi yang bertujuan untuk mendukung pengembangan ayam KUB sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah Sulut.
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Sulut memantau perkembangan bantuan awal berupa 100 ekor DOC (Day Old Chick) ayam KUB yang telah diberikan kepada peternak. Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan ayam sejak pemeliharaan hingga memasuki tahap produksi.
Tim BRMP Sulut melakukan pemantauan terhadap kelayakan kandang sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan ayam. Kondisi lingkungan kandang menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kenyamanan ternak dan keberhasilan pemeliharaan ayam KUB.
Selain kondisi kandang, monitoring dan evaluasi juga mencakup kesehatan ayam untuk memastikan ternak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Peternak mendapatkan pembinaan terkait pemeliharaan ayam, sehingga berbagai kendala dalam proses budidaya dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
BRMP Sulut juga memantau perkembangan produksi telur sebagai salah satu indikator keberhasilan pemeliharaan ayam KUB. Data produksi tersebut dapat digunakan untuk melihat perkembangan produktivitas ternak sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan bibit sumber ayam KUB spesifik lokasi di Sulut
Aspek pemasaran turut menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring. Perkembangan pemasaran ayam dan produk yang dihasilkan peternak menjadi bagian penting untuk melihat keberlanjutan usaha serta potensi peningkatan pendapatan peternak.
Hasil monitoring terhadap kondisi kandang, kesehatan ayam, produksi telur, dan pemasaran menjadi bahan evaluasi bagi BRMP Sulut dalam mendukung keberlanjutan program Produksi Bibit Sumber Ayam KUB Spesifik Lokasi. Indikator tersebut juga dapat menjadi acuan dalam penyempurnaan program pada kegiatan berikutnya.
Melalui kegiatan monitoring dan pembinaan secara berkelanjutan, BRMP Sulut berupaya memperkuat komunikasi antara peternak dan lembaga pendamping. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan ayam KUB sebagai sumber bibit ayam kampung spesifik lokasi sekaligus meningkatkan keberhasilan usaha peternakan di Sulut.